Diberdayakan oleh Blogger.
  • Home
  • Destinations
    • Hong Kong
    • Japan
    • Macau
    • Morocco
    • Thailand
  • Halal Food
  • Review
    • Hotel

destinations

facebook twitter instagram Email

 

Image : www.markey.id

Kursus komputer bisa kerja apa? 

Era digital saat ini semakin banyak kursus komputer yang tersedia. Dengan mengikuti kursus komputer, kita dapat meningkatkan skill kita untuk melakukan berbagai pekerjaan. 

Berikut ini daftar pekerjaan yang bisa kita lakukan setelah mengikuti kursus komputer.

1. Staf Administrasi 

Kursus komputer bisa kerja apa? kerja sebagai staf administrasi salah satunya. Untuk bekerja sebagai staf administrasi diperlukan kemampuan komputer khususnya keahlian penggunaan Microsoft Office.

Untuk pemula yang baru belajar komputer sebaiknya menguasai Microsoft Office terlebih dahulu seperti MS. Word, Excel, Power Point untuk memudahkan bekerja nantinya.

2. Desainer

Banyak sekali saat ini software-software gambar yang diperuntukan para desainer untuk bekerja, seperti Photoshop, Corel Draw, Sketchup, 3Dmax, dan lainnya. Biasanya software-software tersebut digunakan para desainer grafis, desainer produk, desainer interior, serta desainer arsitektural.

Kursus komputer bisa kerja apa? nah, jika kamu memiliki passion untuk mendesain bisa mengikuti kursus komputer untuk sofware-software desain tersebut agar bisa bekerja sebagai desainer. 

3. Drafter

Jika kamu lulusan SMA atau SMK suka menggambar, tertarik dengan bidang arsitektur baik eksterior, interior, dan lanskap, kursus komputer bisa kerja apa? kamu bisa menjadi drafter dengan mengikuti kursus komputer software-software yang digunakan untuk gambar kerja seperti Autocad, Archicad, 3Dmax, dan lainnya.

4. 3D Artist

Kursus komputer bisa kerja apa? selain itu kamu juga bisa menjadi 3D Artist. Profesi 3D artist ini ialah seseorang yang membuat gambar atau visualisasi dalam bentuk 3 dimensi seperti real. Contohnya membuat 3D sebuah bangunan rumah baik eksterior maupun interior. 

Untuk menjadi 3D artis kamu harus memiliki skill penggunaan software-software 3D dan rendering seperti Sketchup dan Vray, atau Corona, 3dmax, Lumion, dan lainnya. Kamu bisa memilih mau belajar software yang mana, kalau bisa belajar semuanya lebih bagus. Kalau masih pemula bisa belajar Sketchup dan Vray terlebih dahulu.  

5. Web Developer

Era digital saat ini kebutuhan untuk memiliki website sangat besar, sehingga banyak dibutuhkan seorang web developer. Web developer ini merupakan seorang programer yang memiliki kemampuan untuk membuat website dari nol dan mengembangkannya.

Kursus komputer bisa jadi apa? web developer, dengan cara mempelajari bahasa pemrograman HTML/CSS, Java script untuk membuat website lebih fungsional, SEO untuk meningkatkan kredibilitas website, dan lainnya.

6. Digital Marketing

Pemasaran digital saat ini sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan. Kursus komputer bisa jadi apa? pekerjaan sebagai digital marketing memiliki prospek yang cerah dengan banyak peluang kerja yang sertai dengan penghasilan yang jauh diatas rata-rata.

Jika kamu mengikuti kursus digital marketing, kamu akan belajar mengenai dasar-dasar marketing, strategi membuat konten marketing,  social media advertising, SEO (Search Engine Optimization), dan berbagai yang lain seputar marketing.

7. Video Editor

Kamu tertarik bikin video? ingin jadi vlogger? kursus komputer bisa kerja apa? bisa jadi video editor.  Kamu bisa mengikuti kursus komputer untuk editing video. Setelah selesai kursus kalian bisa bekerja sebagai video editor, vlogger, atau youtuber.

Penutup

Kursus komputer bisa kerja apa? wah ternyata banyak sekali pilihannya. Dari berbagai pekerjaan yang disebutkan tadi, bisa kamu pilih mana yang paling kamu butuhkan atau minati. Selamat belajar!


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

 





Tak terasa sudah di akhir bulan November dan besok memasuki awal bulan Desember. Tahun 2020 bentar lagi berlalu, tinggal menghitung hari. Tahun ini sudah fix saya tidak traveling sama sekali, lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Mungkin dalam sebulan hanya 1 atau 2 kali berpergian. Kondisi seperti ini pastinya membuat saya sangat khawatir untuk berpergian, walaupun sudah "new normal". 

Kangen sekali rasanya bisa traveling seperti sebelumnya, tapi sayang belum memungkinkan. Pandemi masih belum berakhir. Salah satu yang dilakukan saya saat kangen-kangennya untuk traveling adalah melihat foto-foto kenangan traveling sebelumnya. Salah satunya saat traveling ke Spanyol yang ternyata sudah 5 tahun yang lalu. 

Kali ini saya ingin berbagi itinerary perjalanan ke Spanyol selama empat hari, sambil flashback kembali. Saya melalukan  perjalanan ke Spanyol saat musim gugur  di bulan November tahun 2015 yang lalu, sudah lima tahun berlalu. Perjalanan kala itu tidak hanya Spanyol sebagai destinasi perjalanan, saya juga menggunjungi Maroko sebelum singgah di Spanyol, yang sudah saya ceritakan disini. 

Awalnya ke Spanyol hanya untuk menjelajahi karya arsitek Antoni Gaudi di Barcelona dan Frank Owen Gehry di Bilbao, berubah haluan menjadi jelajah jejak Islam di Andalusia. Kalau kalian belum tahu, Andalusia itu apa? berdasarkan wikipedia, Andalusia merupakan wilayah otonomi Spanyol yang ibu kotanya ialah Sevilla (sayang saya tidak sempat ke Sevilla saat itu). Andalusia ini terletak dibagian selatan negara Spanyol. Nama Andalusia berasal dari kata Al-Andalus dari bahasa Arab yang merujuk kepada bagian dari jazirah Iberia yang dahulu berada di bawah pemerintahan Muslim.

Hari ke 1 : Tarifa - Granada
 
Kapal feri yang saya naiki untuk menyebrang dari Maroko ke Spanyol

Sebelum ke Spanyol saya melakukan perjalanan ke Maroko dahulu selama 4 hari, maka dari itu saya ke Spanyol dari Maroko. Negara Maroko dan Spanyol ini berdekatan, hanya dipisahkan oleh Selat Gibraltar. Saya melakukan perjalanan dari Kota Tangier di Maroko ke Kota Tarifa di Spanyol dengan menggunakan kapal feri selama 1,5 jam.

Suasana interior kapal yang cenderung sepi

Tarifa adalah kota kecil yang terletak di pantai ujung selatan Spanyol. Kota ini termasuk ke wilayah Andalusia. Nama kota ini diambil dari nama seorang pemimpin ekspedisi umat Islam pertama yang pergi ke Spanyol yaitu Tarif bin Malik.

Benua Afrika yang terlihat dari Kota Tarifa, Spanyol

Sesampainya di Spanyol kami (saya dan rombongan tour) sempat berhenti di suatu tempat, mungkin seperti rest area, untuk melihat pemandangan benua Afrika yang terlihat dari Kota Tarifa ini sebelum makan siang.

Perjalanan selanjutnya menuju Kota Granada. Sampai di sana malam hari dan udaranya sangat dingin. Udara di Kota Granada ini lebih dingin dibandingkan dengan kota yang lain karena letaknya yang berada di kaki gunung Sierra Nevada.


Hari ke 2 : Granada - Cordoba

The Alhambra Palace

Alhambra menjadi destinasi kami saat di Granada, yang merupakan tempat bersejarah perkembangan Islam di Andalusia. Alhambra ini adalah nama sebuah kompleks istana juga sebuah benteng dari peninggalan kekhalifahan bani ummayyah.

Alhambra

Generalife salah satu bangunan menarik di Alhambra

Alhambra ini jadi tempat wisata favorit saya saat di Andalusia karena tempatnya sangat menarik, arsitektur bangunannya cantik banget, dan pemandangannya bagus. Dari Alhambra kita bisa melihat pemandangan kota yang cantik, salah satunya perkampungan Al Bayzin yang eksterior bangunannya didominasi warna putih.   

Perkampungan Al Bayzin yang bangunannya didominasi warna putih pada dindingnya

Alhambra ini tempat yang harus dikunjungi kalau lagi di Granada. Sebaiknya menyediakan waktu sehari full untuk mengunjungi komplek istana ini kalau ingin mengeksplor semuanya karena komplesknya sangat luas.

Sepanjang jalan banyak toko-toko souvenir di dekat Mezquita At Taqwa

Setelah makan siang di restoran pakistan, kami menyempatkan sholat di salah satu masjid di Granada, yaitu di Mezquita At-Taqwa. Sepanjang jalan dekat masjid itu banyak toko-toko souvenir yang bisa dijadikan untuk oleh-oleh. Selanjutnya saya melanjutkan perjalanan ke Cordoba.

Flamenco dance dengan foto yang blur

Saya sampai di Cordoba malam hari. Setelah makan malam kami menonton pertunjukan flamenco yang merupakan pertunjukan musik dan tari khas spanyol. Jujur saja saat saya menonton pertunjukan ini agak mengantuk karena sudah lelah dan sudah terlalu malam juga, tapi sempat dikagetkan beberapa kali oleh suara hentakan sepatunya si penari. 


Hari ke 3: Cordoba - Madrid


Interior Great Mosque of Cordoba

Hari ini saya menggunjungi The Great mosqque of Cordoba yang merupakan masjid peninggalan masa kejayaan islam di andalusia. Namun setelah Spanyol di kuasai Raja Ferdinan dan Ratu Isabella, masjid ini berubah fungsi menjadi gereja. Saat ini selain gereja bangunan ini juga difungsikan menjadi museum.

Eksterior Great Mosque of Cordoba


Hari ke 4 : Madrid 

Cybele Palace & Plaza de Cibeles 

Hari ini hari terakhir saya di Spanyol. Pagi hari kami menyempatkan melihat beberapa bagunan terkenal di Madrid, seperti Royal Palace of Madrid, Plaza de Toros de Las Vegas tempat pertunjukan matador. Sempat berfoto juga di Santiago Bernabeu Stadium markasnya Real Madrid dan melewati Plaza de Cibeles. Setelah itu acara makan siang dan waktu bebas yang dihabiskan untuk mencari oleh-oleh layaknya orang Indonesia selalu menyempatkan membeli oleh-oleh. Setelah selesai langsung ke bandara untuk persiapan pulang ke Indonesia. Tidak terasa empat hari untuk explore Andalusia, waktu yang singkat untuk mengeksplor negara matador itu. 

Santiago Bernabeu

Saat di bandara kami yang berhijab mendapatkan pemeriksaan yang lebih ketat oleh petugasnya. Petugas wanita memeriksa wanita yang berhijab dari kepala hingga ujung kaki. Mungkin karena saat itu lagi heboh bom di Paris jadi beberapa pihak di eropa agak mencurigai muslim karena sering ada anggapan negatif kalau teroris itu adalah umat muslim padahalkan belum tentu. Saya ngerasa perlakuan tersebut termasuk diskriminasi sih, karena cuma wanita yang berhijab yang diperiksa seperti itu. Petugasnya waktu itu pun jutek banget dan saya merasa risih disentuh-sentuh dari atas sampai bawah. Kalau mau lebih positif thinking, mungkin karena berhijab jadi ketutup, jadi dikhawatirkan menyembunyikan sesuatu dibalik pakaiannya. Pengalaman di imigrasi yang kurang menyenangkan.

Empat hari untuk explore Andalusia merupakan waktu yang singkat untuk menjelajahi semua kotanya. Saran saya jika ingin mengeksplore Andalusia sebaiknya bisa menyediakan waktu minimal seminggu agar bisa menggunjungi semua kotanya. Karena saya hanya empat hari ada kota Andalusia yang tidak sempat dikunjungi seperti Sevilla, Malaga, Toledo. 



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

About me

Follow Me

  • facebook
  • twitter
  • instagram

recent posts

Arsip Blog

  • Juni 2023 (1)
  • Mei 2022 (1)
  • April 2022 (2)
  • Juni 2020 (1)
  • Mei 2020 (1)
  • April 2020 (1)
  • Maret 2020 (4)
  • Februari 2020 (4)
  • Januari 2020 (3)
  • Desember 2019 (1)
  • November 2019 (6)
  • September 2019 (1)
  • Agustus 2019 (4)
  • Juni 2019 (1)
  • Mei 2019 (2)

Categories

  • Budgeting (3)
  • Destinations (25)
  • Etcetera (2)
  • Halal Food (3)
  • Hong Kong (7)
  • Itinerary (7)
  • Japan (11)
  • Macau (4)
  • Morocco (1)
  • Prayer Room (1)
  • Review (3)
  • Review Hotel (8)
  • Saudi Arabia (1)
  • Spain (1)
  • Thailand (7)

Popular Posts

  • Berburu Kuliner Halal di Jepang
  • Tips Hemat Mengatur Budget Traveling ke Thailand Selama 8 Hari
  • Tempat Sholat Selama di Jepang
  • Serunya Menonton Siam Niramit Show
  • Perbaiki Diri dengan Bengkel Diri
  • Perjalanan Umroh
  • Noursabah Boutique Bed Bangkok Penginapan yang Ramah Muslim
  • REVIEW - Glur Bangkok Hostel

Member

Member

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates