Diberdayakan oleh Blogger.
  • Home
  • Destinations
    • Hong Kong
    • Japan
    • Macau
    • Morocco
    • Thailand
  • Halal Food
  • Review
    • Hotel

destinations

facebook twitter instagram Email

Image by Cheria Holiday
Bagi umat muslim melakukan perjalanan ke luar negeri yang merupakan negara minoritas muslim sering kali menjadi hambatan, perihal ketersediaan makanan halal. Islam memerintahkan umatnya untuk mengkonsumsi makanan halal. Halal di sini tidak hanya “no pork and no lard”, tapi ada ketentuan-ketentuan lain seperti cara menyembelih hewan ternak yaitu: ayam, sapi, kambing, dan lainnya yang sesuai syariat islam. Selain itu penggunaan peralatan makan dan masak yang tidak tercampur baur dengan peralatan makan dan masak untuk mengelolah makanan yang tidak halal, yang mengandung babi misalnya. Hambatan tersebut membuat umat muslim, termasuk saya, menjadi khawatir dan ragu melakukan perjalanan ke negara non muslim. Apalagi melakukan perjalanan dengan menggunakan kapal persiar atau cruise trip antar negara yang sering kali minim menyediakan makanan halal.

Seiring dengan waktu, semakin meningkatnya wisatawan muslim, mulai berkembangnya halal tour yang dapat mengakomodasi kebutuhan bagi para wisatawan muslim. Seperti di Indonesia yang merupakan negara mayoritas muslim, mulai banyak bermunculan travel agent yang berkonsep halal. Salah satunya adalah Cheria Holiday yang mulai berdiri tahun 2012. 

Pertama kali saya mengetahui Cheria Holiday ini saat saya sedang mencari paket tour yang ramah muslim, yang dapat menyediakan makanan halal dan juga menyediakan waktu shalat dalam rencana perjalanannya. Dari pengalaman sebelumnya saat pergi ke luar negeri dengan menggunakan tour biasa, bukan halal tour, membuat perjalanan saya menjadi tidak nyaman karena kesulitan mendapatkan makanan halal dan tidak diberikan waktu khusus untuk melaksanakan sholat sehingga membuat saya kesulitan untuk makan dan melaksanakan shalat. Alhamdulillah dengan adanya halal tour, seperti Cheria Holiday ini kendala tersebut dapat diatasi. Cheria Holiday selalu berkomitmen menyediakan makanan halal juga pastinya menyediakan waktu untuk shalat di dalam rencana perjalanannya. Sehingga liburan kita di negara non muslim tidak menggangu ibadah kita serta tetap mengkonsumsi makan yang halal yang sesuai syariat islam.

Paket tour yang disediakan di Cheria Holiday mencakup tour dalam negeri dan juga luar negeri. Paket tour luar negerinya pun tidak hanya haji dan umroh, juga melayani seluruh penjuru dunia, yaitu berbagai negara di benua Asia, Eropa, Australia, dan Amerika. Selain itu ada juga paket tour yang sangat menarik perhatian saya, yang sepengetahuan saya cuma ada di Cheria Holiday ini, yaitu Halal Cruise.


Halal Cruise merupakan paket wisata dengan melakukan pelayaran ke berbagai negara yang sudah tersedia menu halal selama dalam perjalanan di atas kapal persiar.  Koki di kapal persiar ini sudah memiliki sertifikat halal, jadi sudah dipercaya untuk menyediakan makanan halal. Paket Halal Cruise di Cheria Holiday ini menyediakan paket perjalanan ke berbagai negara Asia, Eropa, Afrika, Timur Tengah, dan Amerika. Cruise-nya pun beragam ada Dream Cruise, Royal Caribbean Cruise, Disney Cruise, Costa Cruise dan lain-lain. 

Tidak hanya fasilitas makanan halal yang disediakan di Halal Cruise ini, tapi juga di atas kapal persiar dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang menarik seperti kolam renang yang juga terdapat wahana air, play ground untuk tempat bermain si kecil, bermain bowling, menonton atraksi, dan fasilitas menarik lainnya, yang patut dicoba sehingga membuat kita tidak akan bosan selama melakukan pelayaran dan merasa nyaman. Dengan berbagai fasilitas tersebut, cruise ini juga cocok untuk seluruh keluarga. Bisa jadi alternatif liburan keluarga. Harga Halal Cruise yang ditawarkan pun masih tergolong affordable untuk melakukan cruise trip dengan kapal persiar yang mewah, dimulai dengan harga 4 juta rupiah. Untuk info lebih lengkapnya bisa langsung mengunjungi website Halal Cruise bersama Cheria Holiday.
Sertifikat halal food di Halal Cruise by Cheria Holiday
Saat pertama kali ke Thailand sekitar tahun 2005, saya mengikuti paket trip Chao Praya Dinner Cruise menelusuri sungai Chao Praya, sambil menikmati makan malam di atas kapal dengan ditemani keindahan pemandangan Kota Bangkok di malam hari.  Berbagai makanan dihidangkan dan tertata dengan cantik di meja prasmanan, sangat menggoda rasanya ingin mencoba semua menu. Namun sayang makanan yang dihidangkan tidak terjamin kehalalannya. Sehingga pilihan makanan pun menjadi terbatas, dari sekian banyak menu hanya bisa mengkonsumsi hidangan laut saja dan pilihan menunya juga sedikit. Alhasil saya hanya memakan pasta dan kerang yang dibaluri keju. Pengalaman tersebut yang membuat saya tidak begitu tertarik untuk melakukan perjalanan dengan kapal pesiar atau mengikuti cruise trip karena nanti khawatir akan kesulitan untuk makan. Tergoda dengan hidangan makanan yang tersedia tapi sayang cuma bisa dipandang saja tanpa bisa dicicipi. Tapi itu dulu, dengan tersedianya Halal Cruise di Cheria Holiday ini membuat saya berubah pikiran. Saat ini saya semakin antusias untuk melakukan pelayaran menjelajahi dunia. Pastinya menjadi semakin seru menjelajahi dunia dengan Halal Cruise bersama Cheria Holiday !



Share
Tweet
Pin
Share
10 komentar

Saat melakukan perjalanan atau traveling, hal yang sangat penting untuk dipersiapkan adalah budget traveling. Budget ini yang sangat menentukan kualitas perjalanan kita. Apa mau memilih backpackeran atau flashpackeran atau yang fancy? apapun pilihannya tentu bebas, asal disesuaikan dengan budget traveling yang kita punya. 

Pengalaman traveling ke Thailand beberapa tahun lalu merupakan pengalaman pertamaku untuk mengatur budget traveling-ku sendiri. Sebelum menentukan budget, aku melakukan beberapa riset dari budget para travel blogger dan harga paket tour travel. Dari hasil riset ini jadi ada gambaran standar murah dan mahal untuk budget traveling ke Thailand. Lalu disesuaikan dengan keinginan dan kemampuan finansialku. Pengaturan budget yang baik dapat menghemat biaya selama perjalanan, tanpa mengurangi kenyamanan. Tentunya standar kenyamanan setiap orang tidak selalu sama, jadi cukup disesuaikan saja.

Untuk menentukan budget untuk traveling ke luar negeri, khususnya ke Thailand ini, ada 5 hal utama untuk menentukan budget diantaranya: tiket pesawat PP , penginapan, tiket wisata, transportasi, dan biaya makan/minum. Dan ditambah dengan 1 hal pendukung, seperti : internet, pengeluaran belanja, biaya tak terduga, dan lainnya di luar dari 5 hal utama. Biasanya aku tuliskan di poin ke 6 aku kasih judul "Lainnya".    

Harga tiket PP Jakarta-Bangkok pastinya variatif tergantung fasilitasnya juga. Kita mau milih maskapai low cost atau yang full service? yang transit atau penerbangan langsung? Selain harga perhatikan juga waktu tempuh ke tempat tujuan, jadwal jam terbang, serta fasilitas seperti bagasi, makan dan lainnya. Standar harga tiket PP  dari yang low cost sekitar satu jutaan sampai tiga jutaan untuk penerbangan langsung dan all in atau full service. Saat itu aku mendapatkan harga tiket PP Jakarta - Bangkok sekitar 1,5jutaan sudah full service tapi transit di Malaysia karena aku pakai Malaysia Airline. 

Hal ke dua yang harus diperhatikan untuk mengatur budget traveling yaitu penginapan. Pilihan penginapan beragam bisa memilih menginap di hostel, hotel, atau AirBnB. Saat memilih penginapan selain harga, pertimbangkan kenyamanan, lokasi atau akses penginapan, juga jumlah teman traveling kita. Kalau mau hemat lebih baik memilih untuk menginap di hostel. Hostel di Bangkok banyak yang murah dan juga nyaman. Selama 8 hari 7 malam di Bangkok aku memilih 3 penginapan, 2 hostel dan 1 hotel. Total biaya penginapan untuk 7 malam sekitar 1jutaan. Jangan memilih penginapan dengan harga murah tapi lokasi dan akses ke tempat wisata jauh atau sulit, nanti bukannya hemat malah biaya transportasinya yang besar. Kalau kalian pergi traveling banyakan, yah sekitar 4 orang lebih, bisa juga memilih menginap di AirBnB, siapa tau bisa lebih hemat dan nyaman dibandingkan di hostel. 

Tiket wisata juga mempengaruhi biaya budget traveling kita. Lebih baik saat merencanakan perjalanan sudah menentukan tempat wisata yang ingin dikunjungi dan cari info biaya tiket masuknya. Semakin banyak tempat wisata yang berbayar yang kita kunjungi tentunya semakin banyak pengeluarannya. Untuk menghemat bisa mencari promo-promo tiket online di berbagai travel e-commerce atau di websitenya langsung. 

Penting juga memperhitungkan biaya transportasi selama di Thailand. Untuk keliling Kota Bangkok, transportasi umumnya sudah beragam, selain taksi kita bisa memilih alternatif pilihan transportasi yang lebih hemat seperti bis, perahu seperti Chao Praya Boat Express (CPBE), kereta ada BTS dan MRT. Bisa juga menggunakan transportasi online seperti grab. 

Dan ada satu hal penting lagi yang harus disiapkan dalam mengatur budget traveling yaitu untuk makan/minum. Biaya makan di Bangkok menurutku harganya tidak jauh beda dengan Jakarta. Untuk menghemat biaya makan aku menyarankan jangan sering-sering makan di mall atau tempat fancy karena itu pastinya bakal menguras biaya. Kita bisa mencoba makan street food atau rumah makan yang lebih sederhana atau di pasar malam. Perbandingannya kalau aku makan street food sekali makan harganya minimal 40 bath kurang lebih 20.000 rupiah, sedangkan kalau di Mall minimal 300 bath sekitar 150.000 rupiah. Konversi 1 bath sama dengan 500 rupiah. 
Rincian pengeluaran traveling ke Thailand selama 8 hari
Rincian pengeluaran aku saat traveling ke Thailand selama 8 hari 7 malam sekitar 6,7 juta rupiah. Menurutku itu sudah termasuk murah. Kalau dihitung biaya per hari sekitar 840.000/ hari. Btw, rincian di atas belum termasuk biaya belanja karena kalau biaya belanja itu lebih personal tergantung masing-masing. Kalau kalian berniat belanja juga jangan lupa dimasukan budgetnya agar nanti tidak khilaf jadi tidak terkontrol budgetnya, bukannya hemat malah jadi membengkak budgetnya. Oke, sekian tips-tips hemat mengatur budget traveling ini, semoga bisa bermanfaat untuk teman-teman yang berencana traveling ke Thailand 😊.
Share
Tweet
Pin
Share
24 komentar


Tak terasa sudah tiga tahun berlalu saat saya melakukan umroh di bulan Februari tahun 2017 yang lalu. Kali ini merupakan kesempatan kedua saya mengunjungi tanah haram ini. Tujuh belas tahun berlalu banyak sekali perubahan di kota ini, terutama dalam peningkatan proses pembangunan yang cukup pesat dibandingkan tahun 2000, saat pertama kali saya pergi ke sana. Kala itu jadi momen berkesan untuk saya saat masih SD, perjalanan umroh menjadi pengalaman pertama saya pergi ke luar negeri dan pertama kalinya naik pesawat. 

Setiap orang punya cerita perjalanan umroh yang berbeda-beda. Perjalanan spritual yang bisa meningkatkan keimanan kita. Jika mendengar cerita-cerita pengalaman umroh, apalagi untuk pengalaman pertama, biasanya sangat berkesan.  

Bagi umat islam banyak sekali yang menginginkan untuk melakukan umroh. Bahkan yang sudah pernah melakukan umroh pun rasanya ingin selalu bisa melakukan umroh lagi jika ada kesempatan.  Selain naik haji, umroh juga punya keutamaannya sendiri. Banyak nilai kebaikan dan pahala bagi orang yang menjalankannya. Umroh ini dianggap sebagai haji kecil. Jika belum bisa melaksanakan haji, dapat dimulai dengan melakukan umroh dulu. 

Hari Kamis kemarin dengar berita tentang penutupan jamaah umroh akibat virus Corona. Saudi Arabia melakukan penutupan sementara. Banyak jamaah umroh yang akhirnya tidak bisa berangkat ke tanah suci dan berakhir terlantar di Bandara Soekarno Hatta. Bahkan ada jamaah yang sudah sampai Jeddah terpaksa dipulangkan kembali ke Indonesia. Adapun saudara saya yang dijadwalkan akan berangkat hari jumat akhirnya dibatalkan. Untungnya informasi ini sudah diumumkan hari Kamis sehingga tidak terjebak di Bandara Soetta.

Luar biasa virus Corona ini dapat merisaukan penduduk seluruh dunia. Penyebaran virusnya semakin luas. Sudah banyak negara-negara lain yang tertular virus ini. Semoga wabah virus ini dapat segera teratasi aamiin.   
Share
Tweet
Pin
Share
10 komentar

Saat merencanakan untuk traveling ke Bangkok beberapa tahun yang lalu, tepatnya tahun 2018, salah satu hal yang harus dipersiapkan adalah penginapan. Penginapan di Bangkok saat ini sangat menarik, banyak sekali yang memiliki desain interior yang bagus dengan harga terjangkau. Saya menemukan salah satu hotel yang menarik perhatian saya, yang ramah muslim yaitu Noursabah Boutique Bed Bangkok. Sudah jatuh hati dengan interior desainnya dan kebetulan available room dan harganya masih cocok dengan budget 😍, akhirnya saya memutuskan untuk menginap di sini.

Noursabah merupakan hotel bintang 3 dengan konsep hotel yang ramah muslim. Eksterior maupun interior hotel didominasi warna putih. Ada yang menarik perhatian saya saat pertama kali datang ke hotel ini, yaitu desain ramp sebelah tangga saat masuk ke hotel. Saya mengalami kesulitan untuk menaiki ramp dengan membawa koper karena perbedaan ketinggian ujung ramp dengan jalan terlalu jauh, bahkan lebih tinggi daripada ketinggian anak tangga pertama. Alhasil, saya mengangkat koper saya dan memilih menggunakan tangga saja. Seharusnya ketinggian ujung rampnya sama dengan jalan sehingga lebih memudahkan kita bisa menggerek koper menuju ke atas.  

Location
Noursabah ini berlokasi di Jalan Petchaburi 7, Ratchadewi, Bangkok. Lokasi hotel ini terletak di kawasan lokal chinese dan thai muslim. Lokasinya dekat dengan Masjid Darul Aman yang juga merupakan kawasan muslim di Bangkok. Sepanjang jalan sekitar hotel tersedia banyak rumah makan dan street food halal.
Lokasi hotel yang dekat dengan masjid
Akses menuju hotel dimudahkan dengan adanya 2 BTS station terdekat, jadi memudahkan untuk pengguna transportasi umum seperti BTS.  Sekitar 600 meter dari Phaya Thai BTS stasion, 8 menit berjalan kaki versi google map, kalau versi jalan saya yang agak santai sih yah bisa lebih dari itu hehehe. Selain Phaya Thai, lokasi hotel ini juga dekat dengan Ratchathewi BTS stasion, jaraknya juga sekitar 600 meter tapi jarak tempuh dengan berjalan kaki bisa sampai 9 menit versi google map.
Terdapat 2 stasiun BTS terdekat dari hotel
Hotel ini merupakan penginapan ketiga dan terakhir saya selama 9 hari di Bangkok. Tiga hari terakhir di Bangkok, saya berencana untuk mengunjungi Siam Discovery, Siang Paragon, dan MBK yang lokasinya berdekatan antar satu bangunan dengan bangunan lainnya, serta Pratunam market dan Platinum Fashion Mall. Kelima tempat tersebut lokasinya tidak jauh dari hotel ini kurang lebih sekitar 1 atau 2km. Jadi sangat memudahkan dengan menginap di sini. 

Saat pulang ke Indonesia saya menggunakan penerbangan dari Bandara Suvarnabhumi. Untuk akses ke Bandara Suvarnabhumi dari hotel ini, kita bisa naik kereta khusus menuju bandara yang terintegrasi dengan Phaya Thai BTS stasion. Itu pula yang menjadi alasan saya untuk menginap di Noursabah saat hari-hari terakhir di Bangkok.

Facilities
Resepsionis hotel yang terdapat loker room untuk menyimpan sepatu
Waktu check in dimulai dari jam 14.00, sedangkan check out sebelum jam 12.00. Saat masuk hotel langsung disambut dengan resepsionis yang buka 24 jam. Di sebelah meja resepsionis terdapat loker untuk menyimpan sepatu kita dan diganti dengan alas kaki yang sudah disediakan. Ini juga berlaku di penginapan sebelumnya, jadi saat menuju kamar kita harus ganti sepatu/sandal kita dengan sandal yang sudah disediakan, sepatu/sandal kita ditaruh di loker atau di rak sepatu. Mungkin itu jadi budaya di sana. Bagusnya dari budaya itu, kebersihan hotel jadi lebih terjaga.   
Desain lobby hotel yang di dominasi warna putih
Luasan hotel tidak terlalu besar, hanya memiliki 6 lantai. Lantai 1 diperuntukan untuk area lobby dan dining room, lantai 2-5 terdapat 3 kamar di setiap lantainya, dan lantai 6 terdapat terance rooftop. Tidak hanya tangga, juga tersedia lift, jadi memudahkan untuk membawa koper tanpa perlu kesulitan angkat koper dengan menggunakan tangga. Pada area lobby terdapat pintu menuju lift dan tangga. Selanjutnya ada pintu lagi yang menuju pantry dan ruang makan.
Pantry and dining room
Pantry dan ruang makan ini dibuka 24 jam. Jadi kita bisa bebas makan di sini kapan pun, serta bebas mengkonsumsi makanan dan minum halal yang telah disediakan. Makanan yang tersedia berupa roti, buah, bakpau, mie instan, sereal, dan snack. Untuk minumannya selain air mineral, terdapat juga teh, kopi, jus kemasan dan susu yang bisa diambil di dalam kulkas.   

Room
Hotel ini memiliki 5 tipe room, diantaranya junior suite with balcony, grand deluxe double room, deluxe family room, deluxe double room, dan deluxe quadruple room. Saya memilih tipe delux double room untuk 2 orang. Luas kamar sekitar 18 meter persegi.
Desain tipe kamar deluxe double room
Ukuran kamar cukup luas. Kamar ini difasilitasi dengan tv, kulkas, gelas dan cangkir, teh dan kopi sachet, kettle, juga tersedia sajadah dan petunjuk kiblat yang memudahkan untuk shalat bagi orang muslim. Di dalam kamar mandi juga tersedia amenities dan juga hair dryer. Harga permalam untuk tipe kamar ini sekitar 500 ribu rupiah.
Desain bathroom yang dilengkap amenities

Score Review 9/10

Pengalaman menginap di hotel ini sangat menyenangkan menurut saya. Desain hotel yang baik serta pelayanan staf yang ramah dan helpful membuat saya sangat nyaman menginap disini. Saya juga suka konsep dining room di hotel ini yang menyediakan free flow food/snack and drink yang buka 24 jam. Konsep hotel yang ramah muslim ini juga sangat membatu saya sebagai muslim untuk shalat dan mengkonsumsi makanan halal. Selain itu lokasi hotel yang berada di kawasan muslim yang memudahkan saya untuk mencari makanan halal, baik di rumah makan maupun street food. Akses BTS yang tidak terlalu jauh dari lokasi hotel juga memudahkan saya untuk mengunjungi tempat wisata di Bangkok dan jika akan pergi ke bandara. 


PS : 
Karena file foto pribadi mengenai hotel ini tanpa sengaja ke hapus, hanya menyisakan beberapa foto saja, untuk mendukung tulisan review ini hampir semua foto yang ada di tulisan berasal dari website hotel https://www.noursabahbangkok.com/rooms.html dan dilakukan editing oleh penulis.


Share
Tweet
Pin
Share
24 komentar

Tampak depan APA Hotel
Hari pertama sampai Jepang, kami (saya dan adik saya) memutuskan untuk menginap di APA Hotel Namba Ekihigashi. Keputusan yang dibuat on the spot saat tiba di Bandara Kansai. Setelah hari sebelumnya cancel penginapan untuk hari pertama tiba di Jepang karena teman saya membatalkan untuk pergi ke Jepang dan berdasarkan ramalan cuaca akan ada angin topan yang dahsyat melanda Jepang, yang memungkin terhambatnya perjalanan menuju negara ini. Untungnya penginapan yang pertama masih bisa di cancel sehingga kami memutuskan mencari hotel untuk 2 orang. Kami memilih hotel ini karena available, sesuai budget, dan lokasinya juga dekat dari stasiun Namba.
Lobby hotel
Location
APA hotel ini banyak banget hotelnya di Jepang ada sekitar 300an hotel di 47 perfektur. Salah satunya APA Hotel Namba Ekihigashi yang berada di Osaka, tepatnya di Kawasan Namba. Lokasinya sekitar 300 meter dari Stasiun Namba via pintu east exit, masih cukup dekat untuk berjalan kaki. Hotel ini juga tidak terlalu jauh dari Dotonbori sekitar 750 meter, masih oke kok untuk berjalan kaki.


Map Location

Kami baru sampai hotel saat malam hari. Padahal kami sudah sampai Bandara Kansai sore dan penerbangannya pun lebih cepat 30 menit dari jadwal, tapi kami menghabiskan waktu terlalu lama di bandara untuk mengurus JR Pass dan lainnya. Sesampainya di lobby hotel, kami langsung disambut ramah oleh bagian resepsionis, saya melakukan chekc in, selanjutnya kami langsung menuju kamar. 

Room
Double Room


Kami memesan tipe kamar double room untuk 2 orang. Ukuran kamar cenderung kecil seperti kamar hotel di jepang yang pada umumnya berukuran kecil. Hal yang mencolok saat masuk ke kamar yaitu ukuran tv yang besar selebar tempat tidur. Untuk ukuran kamar yang kecil tapi memiliki layar tv yang besar. Adapun kendala saat membuka koper, dikarenakan kami masing-masing membawa koper seorang satu, alhasil kami harus bergantian saat membukanya karena space yang terbatas.   

Bathroom
Ukuran area bathroom juga didesain sangat fungsional (alias kecil hehehe). Walaupun begitu kamar mandi ini dilengkapi amenities yang lengkap. Tidak hanya sabun dan sampo, juga terdapat printilan seperti shower cup, cotton bud, body sponge, ikan rambut, sisir dan lainnya. Btw, air keran di kamar mandinya juga bisa diminum.

Facilities
Hal yang saya suka dari APA hotel ini memiliki amenities yang lengkap, dari peralatan mandi, kettle, kimono, hair dryer, slipper, kulkas dan lainnya di dalam kamar. Untuk fasilitas bersama di hotel ini terdapat vending machine, coin-operated laundry, sarapannya juga tersedia buffet. Berhubungan kehalalan makananya belum terjamin jadi kami tidak mencoba breakfast buffet-nya.

Oiya, harga permalamnya untuk menginap di sini sekitar sejutaan lebih untuk yang tipe double room. Untuk informasi lengkapnya tentang harga kamarnya bisa langsung cek di websitenya atau cek harga di travel e-commerce seperti treaveloka, agoda, dan lainnya karena harganya suka beda-beda. Lebih baik cek-cek aja di semuanya dan cari harga termurah.

Score Review 8/10
Pada dasarnya kami merasa nyaman menginap di sini, walaupun ukuran kamarnya kecil. Itu merupakan hal yang biasa di negara ini karena harga lahan yang mahal. Selain itu juga desain bangunan di Jepang itu sangat fungsional dan minimalis.

Untuk kebersihan di hotel ini menurut saya termasuk bersih, saya tidak menemukan ada area yang kotor. Suasana di hotel juga cukup tenang.  Pelayanan stafnya juga baik dan ramah.



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

About me

Follow Me

  • facebook
  • twitter
  • instagram

recent posts

Arsip Blog

  • Juni 2023 (1)
  • Mei 2022 (1)
  • April 2022 (2)
  • Juni 2020 (1)
  • Mei 2020 (1)
  • April 2020 (1)
  • Maret 2020 (4)
  • Februari 2020 (4)
  • Januari 2020 (3)
  • Desember 2019 (1)
  • November 2019 (6)
  • September 2019 (1)
  • Agustus 2019 (4)
  • Juni 2019 (1)
  • Mei 2019 (2)

Categories

  • Budgeting (3)
  • Destinations (25)
  • Etcetera (2)
  • Halal Food (3)
  • Hong Kong (7)
  • Itinerary (7)
  • Japan (11)
  • Macau (4)
  • Morocco (1)
  • Prayer Room (1)
  • Review (3)
  • Review Hotel (8)
  • Saudi Arabia (1)
  • Spain (1)
  • Thailand (7)

Popular Posts

  • Berburu Kuliner Halal di Jepang
  • Tips Hemat Mengatur Budget Traveling ke Thailand Selama 8 Hari
  • Tempat Sholat Selama di Jepang
  • Serunya Menonton Siam Niramit Show
  • Noursabah Boutique Bed Bangkok Penginapan yang Ramah Muslim
  • Perjalanan Umroh
  • REVIEW - Glur Bangkok Hostel
  • Perbaiki Diri dengan Bengkel Diri

Member

Member

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates