Diberdayakan oleh Blogger.
  • Home
  • Destinations
    • Hong Kong
    • Japan
    • Macau
    • Morocco
    • Thailand
  • Halal Food
  • Review
    • Hotel

destinations

facebook twitter instagram Email


Salah satu pertanyaaan yang sering ditanyakan teman-teman saat aku traveling biasanya persoalan budget. Seperti saat traveling ke Jepang tahun lalu sering kali ada yang nanya untuk traveling ke Jepang 12 hari total biayanya berapa. Nah, untuk melengkapi tulisan series perjalanan aku ke Jepang, aku buat khusus tulisan tentang budget traveling ke Jepang selama 12 hari ini. Semoga pengalaman aku ini bisa menjadi referensi teman-teman yang akan merencanakan perjalanan liburan ke Jepang. Jadi dapat gambaran budget traveling yang harus disiapkan untuk traveling ke Jepang.  

Sebenarnya total perjalanan aku ke Jepang itu 2 minggu, 12 hari di Jepang ditambah 2 hari perjalanan Jakarta - Singapur - Osaka. Aku berangkat dari Jakarta malam hari transit dulu di Singapur baru siangnya berangkat ke Osaka. Saat pulang juga transit dulu di Singapur, sampai Jakarta besok paginya. Untuk lengkapnya, itinerary perjalanan aku selama di Jepang bisa dibaca di itinerary Jepang part 1 dan part 2.
Rincian pengeluaran traveling ke Jepang selama 12 hari
Cara aku mengatur budget traveling masih sama caranya seperti saat aku traveling ke Thailand. Bisa kalian baca dulu di tips hemat mengatur budget traveling ke Thailand. Di atas sudah aku tampilkan tabel budget traveling aku ke Jepang selama 12 hari untuk satu orang. Jumlah total pengeluaran aku selama 12 hari sekitar 16 jutaan, kalau dihitung per harinya sekitar 1.384.474 / hari digenapin untuk pengeluaran perharinya sekitar 1,4 juta/hari. Apa termasuk murah ? jelas lebih murah dibandingkan dengan paket tour yang sekitar 20jutaan untuk 6 atau 7 hari, dan biasanya 2 hari sudah dipakai waktu perjalanannya jadi efektif waktu jalan-jalan di Jepangnya paling 4 atau 5 hari. Kalau dihitung perharinya sekitar 3 jutaan/hari biayanya. Kok bisa jauh lebih murah dengan jumlah hari yang lebih lama ? dari pengalaman traveling sebelumnya saat menggunakan paket tour, aku jadi tahu pengeluaran-pengeluaran apa yang bisa di hemat. Setelah dicermati pengeluaran untuk penginapan dan makan ini bisa banget untuk dipangkas.

Harga tiket pesawat yang aku beli itu singapore airlines 4,3juta yang ternyata bisa dapat lebih murah kalau pakai traveloka karena waktu itu lagi ada potongan diskon 500ribu yang sayangnya aku baru tau setelah beli tiket di travel agent karena aku pikir harga itu yang udah paling murah untuk bulan itu karena sebelumnya harga tiket maskapai full service rata-rata 5jutaan. Jadi penting banget nih sebelum beli cek-cek harga dan promo di semua tempat. Bahkan temanku dapat harga tiket 3juta PP pakai Japan Airlines (JAL) penerbangan langsung dan full service.

Untuk menghemat makan dan biar lebih praktis aku bawa bekal dari indo kaya mie instan, roti kering, biscuit, cemilan cracker beras yang bisa jadi alternatif makanan untuk sarapan atau makan malam dan untuk jaga-jaga juga kalau kesulitan menemukan makanan halal. Kenapa biaya makananya dimulai hari ke 2 ? karena hari pertama sampai Jepang aku langsung ke hotel buat istirahat dan masih ada burger BK pas sarapan di singapur jadinya gak perlu beli makan lagi.

Untuk internet aku memutuskan beli paket internet roaming telkomsel asia australia karena bakal transit di Singapur juga. Karena aku cuma berdua, jadi pilihan menyewa wifi ga jadi pilihan karena menurutku lebih mahal dibandingkan beli paket. Sebenarnya kalau mau hemat bisa juga modal free wifi yang ada di Jepang.

Oke, sekian dulu tulisannya semoga bermanfaat 😊
Share
Tweet
Pin
Share
14 komentar

Tampak depan APA Hotel
Hari pertama sampai Jepang, kami (saya dan adik saya) memutuskan untuk menginap di APA Hotel Namba Ekihigashi. Keputusan yang dibuat on the spot saat tiba di Bandara Kansai. Setelah hari sebelumnya cancel penginapan untuk hari pertama tiba di Jepang karena teman saya membatalkan untuk pergi ke Jepang dan berdasarkan ramalan cuaca akan ada angin topan yang dahsyat melanda Jepang, yang memungkin terhambatnya perjalanan menuju negara ini. Untungnya penginapan yang pertama masih bisa di cancel sehingga kami memutuskan mencari hotel untuk 2 orang. Kami memilih hotel ini karena available, sesuai budget, dan lokasinya juga dekat dari stasiun Namba.
Lobby hotel
Location
APA hotel ini banyak banget hotelnya di Jepang ada sekitar 300an hotel di 47 perfektur. Salah satunya APA Hotel Namba Ekihigashi yang berada di Osaka, tepatnya di Kawasan Namba. Lokasinya sekitar 300 meter dari Stasiun Namba via pintu east exit, masih cukup dekat untuk berjalan kaki. Hotel ini juga tidak terlalu jauh dari Dotonbori sekitar 750 meter, masih oke kok untuk berjalan kaki.


Map Location

Kami baru sampai hotel saat malam hari. Padahal kami sudah sampai Bandara Kansai sore dan penerbangannya pun lebih cepat 30 menit dari jadwal, tapi kami menghabiskan waktu terlalu lama di bandara untuk mengurus JR Pass dan lainnya. Sesampainya di lobby hotel, kami langsung disambut ramah oleh bagian resepsionis, saya melakukan chekc in, selanjutnya kami langsung menuju kamar. 

Room
Double Room


Kami memesan tipe kamar double room untuk 2 orang. Ukuran kamar cenderung kecil seperti kamar hotel di jepang yang pada umumnya berukuran kecil. Hal yang mencolok saat masuk ke kamar yaitu ukuran tv yang besar selebar tempat tidur. Untuk ukuran kamar yang kecil tapi memiliki layar tv yang besar. Adapun kendala saat membuka koper, dikarenakan kami masing-masing membawa koper seorang satu, alhasil kami harus bergantian saat membukanya karena space yang terbatas.   

Bathroom
Ukuran area bathroom juga didesain sangat fungsional (alias kecil hehehe). Walaupun begitu kamar mandi ini dilengkapi amenities yang lengkap. Tidak hanya sabun dan sampo, juga terdapat printilan seperti shower cup, cotton bud, body sponge, ikan rambut, sisir dan lainnya. Btw, air keran di kamar mandinya juga bisa diminum.

Facilities
Hal yang saya suka dari APA hotel ini memiliki amenities yang lengkap, dari peralatan mandi, kettle, kimono, hair dryer, slipper, kulkas dan lainnya di dalam kamar. Untuk fasilitas bersama di hotel ini terdapat vending machine, coin-operated laundry, sarapannya juga tersedia buffet. Berhubungan kehalalan makananya belum terjamin jadi kami tidak mencoba breakfast buffet-nya.

Oiya, harga permalamnya untuk menginap di sini sekitar sejutaan lebih untuk yang tipe double room. Untuk informasi lengkapnya tentang harga kamarnya bisa langsung cek di websitenya atau cek harga di travel e-commerce seperti treaveloka, agoda, dan lainnya karena harganya suka beda-beda. Lebih baik cek-cek aja di semuanya dan cari harga termurah.

Score Review 8/10
Pada dasarnya kami merasa nyaman menginap di sini, walaupun ukuran kamarnya kecil. Itu merupakan hal yang biasa di negara ini karena harga lahan yang mahal. Selain itu juga desain bangunan di Jepang itu sangat fungsional dan minimalis.

Untuk kebersihan di hotel ini menurut saya termasuk bersih, saya tidak menemukan ada area yang kotor. Suasana di hotel juga cukup tenang.  Pelayanan stafnya juga baik dan ramah.



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Salah satu hal yang membuat saya antusias pergi ke Jepang adalah untuk berburu kuliner halal di sana. Khususnya untuk mencoba aneka japanese food seperti ramen, udon, sushi, nasi kari khas jepang dan lainnya. Senangnya saat ini di Jepang sudah tersedia berbagai restoran halal. Jadi saya bisa mencoba aneka macam japanese food yang autentik dengan tenang tanpa harus was-was mempertanyakan kehalalannya. Kali ini saya ingin sharing pengalaman saya saat berburu kuliner halal tersebut.  

1. Naritaya
Menu set ramen yang saya pesan saat pertama kali makan di sini
Naritaya merupakan resto halal pertama yang saya kunjungi saat sampai di Osaka. Lokasinya ada di Namba, tidak terlalu jauh dari Dotonbori. Tempatnya tidak terlalu besar, tapi masih tetap nyaman. Review tentang Naritaya sudah saya tuliskan sebelumnya, yang bisa kalian baca di tulisan ini.

2. Ayam-Ya
Spicy ramen Ayam-ya
Ayam-ya salah satu kedai ramen halal di Jepang. Kedainya ada di Osaka, Tokyo dan juga Kyoto. Sesuai namanya Ayam-ya, menu di sini semuanya ayam. Kaldu ramennya pun terbuat dari kaldu ayam. Saya suka banget sama rasa kuah ramennya bikin ketangihan. Lihat foto ramennya aja udah bikin saya ngiler wkwkwk jadi pingin makan ramen Ayam-ya. Tidak heran saat adik saya pulang dari jepang tahun lalu selalu sebut-sebut Ayam-ya. Emang beneran enak. Sampai-sampai nyampe indo jadi terbayang pingin makan ramen Ayam-ya lagi. Sayang di indo gak ada, saya belum nemuin ramen yang rasanya mirip kaya itu. Selain Ayam-ya sebenarnya ada kedai ramen halal yang lain yang katanya enak juga, bahkan katanya lebih enak dari Ayam-ya tapi sayangnya saya gak sempat untuk mencobanya.
Chicken Karage
Menu yang tersedia di sini selain ramen juga tersedia menu tambahan seperti nasi, karage, gyoza, ada tambahan toping juga kalau mau, kaya tambah telur rebus, dll. Range harga ramen sekitar 800an yen. Di sini tidak ada pilihan menu minum, tapi tenang aja tersedia ocha dingin gratis. Kalau kalian mau sholat di sini juga tersedia musholla.  

3. Curry House Coco Ichibanya
Vegetable Curry with Chicken Cutlet
Coco Ichibanya merupakan resto khusus spesialisasi nasi kari jepang. Coco Ichibanya ini di Jepang sudah banyak outlet ada di berbagai kota, tapi untuk yang bersertifikat halal cuma ada 2 outlet dan dua-duanya cuma ada di Tokyo. Lokasinya ada di Akihabara dan Shinjuku. Saat di Tokyo saya mencoba makan nasi kari ini di outlet Shinjuku. Lokasinya ada di lantai B1 jadi kita harus turun menggunakan lift dulu. Untuk patokannya liat aja logo dan tulisan Coco Ichibanya, nanti ada keteranganya dekat lift. Waktu itu saya menggunakan google map untuk petunjuk arahnya. 

Saat memesan nasi kari di sini banyak pilihannya dari yang plain (cuma nasi dan saus kari), vegetable/sayur yang cocok untuk yang vegan, dan juga mix (antara sayur dan ayam). Di resto kari ini kita bisa milih jumlah porsi nasinya dari 200 gram sampai 500 gram. Untuk standart porsinya itu 300 gram. Menurut saya porsi 300 gram ini cukup banyak. Jadi 1 porsi nasi kari ini bisa berdua dengan adik saya. Selain jumlah porsi nasinya, kita juga bisa memilih tingkat kepedasan saus karinya dari level 1 - 10. Untuk harganya variatif sekitar 500 yen - 1700 yen untuk porsi standar. Di resto ini juga terdapat kids menu yang porsinya tidak terlalu besar, harganya sekitar 400 yen.  

Selain kari, di resto ini juga tersedia menu berbagai salad, ada green salad, corn salad, dan karage salad seperti pada foto di bawah ini. Saladnya terdiri dari potongan selada, irisan kol dan wortel, juga jagung manis, serta chicken karage sebagai topingnya. Untuk dressing saladnya mereka menggunakan saus wijen. Kalau kalian tau dressing salad yang merek Kewpie, yang sering di jual di super market, rasanya mirip itu yang varian wijen sangrai.

Karage Salad
Ternyata CoCo Ichibanya ini sudah ada di Indonesia. Outletnya udah ada beberapa di mall Jakarta diantaranya ada di GI (Grand Indonesia), Neo Soho dekat Cetral Park, dan Senayan. Tapi saya belum pernah berkesempatan mencoba di Jakarta. Mungkin lain kali kalau lagi jalan-jalan di mall-mall tersebut bisa mencoba makan nasi kari di sana.

4. Asakusa Sushiken
Asakusa Sushiken tempat makan sushi halal di Tokyo

Saat ingin makan sushi di Jepang tapi mencari yang halal, bisa mampir ke Asakusa Sushiken yang ada di Tokyo. Lokasinya ada di Asakusa, Taito City, kalau dari sensoji temple sekitar 1 km. Jam bukanya kalau senin sampai sabtu jam 12.00-14.00 untuk makan siang selanjutnya buka lagi jam 17.00-24.00 untuk makan malam, sedangkan hari minggu dan hari libur dari jam 11.30-15.00 dan 17.00-22.00. Kalau di Jepang banyak resto yang jam bukanya ada waktu jedanya kaya resto ini, biasanya ada jam tutup antara selesai jam makan siang sampai menjelang jam makan malam. Jadi kalau mau ke sana perhatikan jamnya, jangan sampai nyampe sana lagi tutup yah hehehe.

Harga makanan di resto ini untuk menu paket berkisar 1000 yen - 2.200 yen terdapat menu paket sushi, tempuran set, dan aneka rice bowl. Selain paket juga bisa memesan porsi kecil yang 1 porsinya terdapat  2 potong harganya sekitar 200 yen.
Beberapa slide sushi dan paket menu tempuran

Saat makan di sini saya memesan beberapa macam sushi dan menu tempuran set. Tempura set ini terdiri dari berbagai tempura (kalau di indonesia tempura ini kaya gorengan bertepung) ada yg isi udang, ubi, bawang bombay dan lainnya, ditambah  nasi, sup miso, serta beberapa potong sashimi, dan salad. Udah paket komplit gitu.

5. Yoshiya Arashiyama
Lokasi restonya ada di dalam bangunan ini
Waktu saya berjalan-jalan ke Arashiyama di Kyoto, yang terkenal dengan hutan bambunya, sempat bigung untuk mencari tempat makan halal dan tempat sholat. Coba untuk browsing di google, ternyata ada tempat makan halal dan juga tersedia prayer room yang tidak terlalu jauh dari situ. Lokasinya lebih dekat dari jembatan togetshu-kyo dibandingkan dari hutan bambunya. Nama restonya Yoshiya.
Spicy Deep Fried Chicken Rice Bowl menu yang saya pesan waktu itu
Yoshiya merupakan restoran Jepang autentik. Di sini menyediakan aneka macam masakan khas Jepang. Kalau kalian ingin mencoba daging wagyu di sini juga tersedia. Rata-rata menu makanan di sini sudah per paket. Harga makanan utamanya sekitar 950 yen - 5000 yen. Untuk menu wagyu shabu-shabu harganya 5000 yen.
  
6. The U-don
Niku udon dan tambahan oden
Sesuai dengan namanya restonya, tempat makan ini khusus menyediakan udon. Saya menemukan kedai udon ini saat mencari resto halal di Bandara Kansai Osaka. Kalau di indonesia konsep resto ini mirip banget kaya Marugame, menunya juga gak jauh beda ada menu khusus udon, menu nasi, juga tempura yang bisa kalian pilih dan yang bedain dari marugame di sini terdapat oden. Kalau tempura itu di goreng sedangkan kalau oden itu di rebus. Rasa udonnya juga hampir mirip dengan Marugame.
Beef rice bowl di The U-don
Bedanya kalau di The U-don udah self service, jadi kalau kita sudah selesai makan, peralatan bekas makannya ditaro di tempat counter khusus, nanti pelayannya mengambil piring kotornya dari situ.

7. Sojibo
Cold soba noodles with grated yam and a soft-boiled egg
Sojibo merupakan resto halal yang menyediakan aneka menu mie soba. Resto ini memiliki sertifikat halal dari Malaysia. Saya mencoba mie soba ini saat lagi jalan-jalan di Odaiba, Tokyo. Lokasinya ada di Diver City Tokyo Plaza, lantai 6. Di Diver City Tokyo Plaza tempat lokasinya patung gundam unicorn dan dekat juga dengan liberty statue. Selain di Odaiba, resto ini juga terdapat di Bandara Kansai, Osaka dan Bandara Narita, Tokyo.
Set hot soba noodles with cutlet over rice in bowl
Resto ini menyajikan pilihan menu mie soba yang cold/dingin dan hot/panas, jadi kita bisa memilih sesuai selera. Waktu itu saya memesan 1 set mie soba yang dingin dan 1 lagi yang panas. Jujur saya lebih suka mie soba yang panas, karena mungkin kurang terbiasa makan mie dengan kuah yang dingin jadi di lidah terasa agak aneh. Selain mie soba di sini juga menyediakan menu tempura, sashimi, dan curry. Kalau kalian tertarik makan mie soba yang autentik dan halal bisa datang ke salah satu outletnya.

Semoga informasi ini bisa membantu teman-teman yang akan pergi ke Jepang atau berencana ke Jepang agar tidak perlu bigung atau khawatir untuk makan, karena di Jepang sudah mulai banyak tempat makan halal. Selamat mencari dan mencoba makanan halal di Jepang 😊


Share
Tweet
Pin
Share
38 komentar

Nerarel Hostel salah satu penginapan saya selama di Osaka, yang berlokasi di area Namba. Lokasinya dekat dengan pusat perbelanjaan Namba City berjarak 200 meter dan 700 meter dari Glico Man Sign Dotonbori. Untuk mencari bangunan ini cari yang ada tulisan Docomo di atas gedungnya karena hostel ini satu gedung dengan Docomo.

Akses transportasi umum yang paling dekat dengan hostel ini adalah Nankai Namba Stasion, dari pintu south exit jalan kaki ke hostel sekitar 1 menit tergantung kecepatan jalan masing-masing. Dari Bandara Kansai kita bisa naik kereta Nankai Airport Express ke stasiun Namba, kereta ini pilihan yang lebih murah tapi lebih lama karena lebih banyak pemberhentiannya. Jika ingin lebih cepat bisa menggunakan kereta Limited Express Rapit tapi lebih mahal.

Room
Hostel ini memiliki berbagai tipe macam ada twin room, triple room dan dormitory. Untuk twin room ada 3 tipe tempat tidur ada single bed, bunk bed, dan double bed. Dormitory juga terbagi menjadi 3 yaitu male dormitory, female dormitory, dan mix dormitory. 
Twin room dengan tempat tidur susun
Terdapat meja, kursi, dan cermin di dalam kamar 
Harga per malam untuk satu orang berkisar dari 225.000 - 410.000 tergantung tipe kamarnya. Tipe kamar yang saya pilih yaitu twin room untuk 2 orang dengan sharing bathroom untuk 3 malam. Di dalam kamar terdapat bunk bed yang tersedia colokan listrik disetiap tempat tidur, meja, kursi, cermin, gantungan baju, tisu dan tempat sampah. Setiap orang diberikan free handuk yang bisa diganti setiap hari, sliper/sandal, sikat gigi dan odol. Semua tipe kamar disini sharing bathroom. 
Area wastafel yang sudah di lengkapi dengan berbagai amenities
Pada setiap lantai kamar tersedia 2 shower room, 2 closet room, area wastafel. Area wastafel ini sudah dilengkapi dengan berbagai amenities yang lengkap seperti hair dryer. sabun cuci tangan, tisu, kapas, cotton bud, ikat rambut, facial foam, bahkan cleasing oil. Disediakan juga alat pencatok rambut yang bisa kalian pinjam di resepsionis. Di dalam shower room juga sudah terdapat sampo, sabun, dan facial foam.
Dua closet room yang terdapat di setiap lantai kamar
Facilities
Resepsionis hostel ini berada di lantai 3, jadi saat masuk lobby kita harus naik lift dulu ke lantai 3 untuk check in. Di lantai 3 ini dikhususkan untuk area publik. Tidak hanya terdapat resepsionis di lantai ini, juga terdapat ruang bersama seperti dapur, ruang makan, ruang TV dan komputer yang tersedia koleksi komik-komik manga yang gratis dibaca oleh tamu hostel dan komik-komik ini juga boleh dibawa ke dalam kamar. Selain itu terdapat juga ruang cuci yang berbayar dan loker 24 jam yang bebas biaya tapi kita harus memberikan uang deposit 100 yen sebagai jaminan. 
Resepsionis area yang bersebelahan dengan ruang bersama

Area ruang bersama yang terdapat dapur, ruang makan, ruang TV dan PC 

Dapur yang sudah difasilitasi dengan peralatan masak
Dapur di Nerarel Hostel ini sudah disediakan berbagai fasilitas yang lengkap dari alat makan, peralatan masak, kulkas, dispenser, microwave, oven, ketel listrik, pemanggang roti, dan mesin kopi. Jadi sangat memudahkan kita jika lebih memilih untuk memasak dibandingkan beli makanan di luar. Setiap pagi di area dapur juga terdapat roti tawar dan selai gratis untuk sarapan, jadi bisa lebih menghemat biaya makan.

Score Review 8,5/10
Secara keseluruhan menginap di sini menurut saya sangat nyaman dengan berbagai fasilitasnya yang lengkap dan juga kebersihannya terjaga, yang paling saya suka amenitiesnya lengkap banget bahkan ada cleasing oil yang jarang tersedia di hostel yang lain. Jadi kalau menginap disini kita tidak perlu repot-repot bawa toiletries karena sudah tersedia. Pelayanan staffnya juga ramah dan sangat membantu. Tapi sayang area bahtroomnya campur, tidak dipisahkan antara pria dan wanita, untuk saya yang berhijab jadi tidak nyaman saat menggunakan hair driyer.
Share
Tweet
Pin
Share
6 komentar
Naritaya Osaka
Naritaya merupakan restoran halal yang pertama saya kunjungi saat di Jepang, tepatnya saat di Osaka. Lokasinya ada di Chuo Ward yang tidak jauh dari Dotonbori, tempat glico man sign, sekitar 800 meter. Restoran halal ini telah memiliki sertifikasi halal Jepang, tidak menjual minuman alkohol dan pork, jadi lebih aman makannya untuk kita yang muslim karena terjamin kehalalannya. Jenis makananan yang disediakan di sini adalah japanese food seperti ramen, kari, yakiniku, katsu, gyoza, dan lainnya, juga tersedia halal wagyu. Untuk yang vegan juga tersedia vegetable ramen yang semua bahannya tidak mengandung hewani.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Masjid Tokyo Camii
Pergi ke suatu negara yang bukan mayoritas muslim, sering kali kesulitan untuk menemukan tempat sholat, baik itu musholla atau prayer room maupun masjid. Hal itu menjadi salah satu hambatan untuk melakukan perjalanan ke negara-negara tersebut. Saat ini semenjak berkembang halal tour, negara-negara minoritas muslim lebih concern kepada turis muslim untuk kepentingan pariwisata, sehingga mulai memfasilitasi kebutuhan ibadah umat muslim dengan menyediakan prayer room di tempat-tempat wisata khususnya. Salah satunya negara Jepang yang sudah mulai mempromosikan halal tour di negaranya dengan mulai banyak menyediakan tempat untuk ibadah, tersedianya makanan halal, dan produk halal lainnya. Pada tulisan kali ini saya ingin berbagi pengalaman saya selama menggunakan prayer room di Jepang, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk teman-teman semua yang akan ke Jepang 😊.

Share
Tweet
Pin
Share
34 komentar
Older Posts

About me

Follow Me

  • facebook
  • twitter
  • instagram

recent posts

Arsip Blog

  • Juni 2023 (1)
  • Mei 2022 (1)
  • April 2022 (2)
  • Juni 2020 (1)
  • Mei 2020 (1)
  • April 2020 (1)
  • Maret 2020 (4)
  • Februari 2020 (4)
  • Januari 2020 (3)
  • Desember 2019 (1)
  • November 2019 (6)
  • September 2019 (1)
  • Agustus 2019 (4)
  • Juni 2019 (1)
  • Mei 2019 (2)

Categories

  • Budgeting (3)
  • Destinations (25)
  • Etcetera (2)
  • Halal Food (3)
  • Hong Kong (7)
  • Itinerary (7)
  • Japan (11)
  • Macau (4)
  • Morocco (1)
  • Prayer Room (1)
  • Review (3)
  • Review Hotel (8)
  • Saudi Arabia (1)
  • Spain (1)
  • Thailand (7)

Popular Posts

  • Berburu Kuliner Halal di Jepang
  • Tips Hemat Mengatur Budget Traveling ke Thailand Selama 8 Hari
  • Tempat Sholat Selama di Jepang
  • Serunya Menonton Siam Niramit Show
  • Perjalanan Umroh
  • Perbaiki Diri dengan Bengkel Diri
  • REVIEW - Glur Bangkok Hostel
  • Noursabah Boutique Bed Bangkok Penginapan yang Ramah Muslim

Member

Member

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates